Monday, 27 October 2008

Share Untuk Para Executive Secretary - - Be an Executive Management !!




Dalam dunia karir dewasa ini, background pendidikan seseorang tidak selalu menjamin akan mendapat pekerjaan yang sesuai dengan background mereka. Dalam perkembangan dunia kerja, hanya beberapa gelintir saja yang bisa mewujudkan harapannya untuk bekerja sesuai dengan bidang dan tempat yang diharapkan. Namun di samping itu, tidak sedikit juga orang-orang yang bekerja di luar background pendidikan mereka menjadi orang-orang sukses dan terkenal.

Semua factor sangat mempengaruhi kondisi itu, seperti (i) orang sunda bilang, jodo, pati, bagja, cilaka itu ada di tangan Allah, manusai hanya bisa merencanakan apa yang mereka harapkan, namun Allah yang menentukan apa yang menjadi kehendakNya. (ii) Bakat atau talent. Dalam perjalanan, manusia sering tidak sadar apa sebenarnya yang menjadi bakat atau talent dalam dirinya dan dalam perjalanan waktu akan menemukan bakat tersebut. Di sini pendidikan hanya sebagai bagian jenjang formal untuk memenuhi ego dari berpihak-pihak. Lain halnya apabila bila dia tahu apa bakat dan kemampuan dalam dirinya, dia akan mengasahnya sedemikian rupa hingga dia bisa jadi apa yang dicita-citakannya; (iii) Keinginan dan kemampuan. Keinginan untuk belajar sesuatu hal yang baru dan kemampuan diri yang bisa membantu mewujudkan keinginannya dengan kegigihan dan ketekunan, dengan disertai kesempatan yang datang pada mereka; (iv) pada akhirnya mereka menjadi terbiasa dan lebih menguasai bidang di luar background pendidikannya.

Apa yang diuraikan dalam uraian di atas, terjadi dalam perjalanan karirku. Siapa yang sangka kalau aq akan masuk dalam kehidupan kesekretariatan selama 13 tahun ini ??? Berawal untuk mengisi waktu sambil kuliah notariat, dengan bergabung di lembaga non profit ICMI dan CIDES hingga akhirnya bisa memahami dan menguasai bidang manajemen perusahaan. Mungkin faktor ‘siapa yang menjadi pemimpin’ yang bisa memberikan kesempatan bagaimna kita bisa memperluas pandangan, wawasan dan network dalam pekerjaan.

Ini satu keberuntungan dalam hidupku, aku berada di lembaga-lembaga dan perusahaan-perusahaan yang mampu memberikan integritas dan mengembangkan pontensi diri yang tidak ada hentinya. Kesempatan yang diberikan begitu besar dan harus bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Ga kebayang bagaimana aku bisa mengatur agenda, membuat schedule perjalanan dinas, membuat agenda surat, filing, keep dokument, surat menyurat formal dan non formall, bikin minuta meeting, mengelola kas kecil n bikin laporannya, dan lain-lain. Ga ada tuh pelajaran waktu aku kuliah  Ternyata ga sesulit yang aq bayangkan, malah boleh dibilang ringan-ringan aja. Yang diperlukan adalah keluwesan dan kreativitas.

Hal-hal yang penting diperhatikan bagi seorang sekretaris junior : (i) smart dan cerdik. Bisa mengambil satu resiko dan keputusan dengan bijak dalam kondisi sesulit apapun; (ii) kerapihan. Ga cuma pakaian, tapi urusan meja sangat perlu diperhatikan. Jangan meninggalkan satu lembar kertas yang tersisa di atas meja pada saat meninggalkan meja itu; (iii) rahasia. Menjaga rahasia kantor maupun rahasia atasan. Bagian yang kedua tadi, adalah kode etik yang tidak tertulis  (iv) mau belajar. Banyak perkembangan yang terjadi di lingkungan kita, teknologi, sosial, serta informasi lainnya. Usahakan membaca berita setiap hari. (v) bikin data base setiap telepon yang dihubungi dan mengubungi; (vi) miliki satu buku notes untuk catatan gado-gado  (vii) bikin satu format agenda yang dikuasai, paling gampang pake microsoft outlook (viii) kerja sama dengan biro perjalanan yang bisa ‘diutangin’  (ix) belajar untuk bikin laporan keuangan sederhana; (x) bersikap luwes dan pintar beradaptasi. Sesuaikan sikap dalam menghadapi orang yang berbeda… sebenarnya masih banyak lagi..  

So.. seorang junior bisa berkembang menjadi seorang senior hingga menjadi center point satu perusahaan. Faktor loyalitas dan kepercayaan perusahaan sangat berpengaruh dalam peningkatan karier. Kematangan berpikir dan kebijakan bersikap memberikan nilai tambah dalam pergaulan. Ups …dari mulai kepompong akhirnya menjadi kupu-kupu cantik .. 

Saturday, 25 October 2008

Kisah di musim dingin


Siu Lan, seorang janda miskin memiliki seorang putri kecil berumur 7 tahun, Lie Mei. Kemiskinan memaksanya untuk membuat sendiri kue-kue dan menjajakannya di pasar untuk biaya hidup berdua. Hidup penuh kekurangan membuat Lie Mei tidak pernah bermanja-manja pada ibunya, seperti anak kecil lain.

Suatu ketika dimusim dingin, saat selesai membuat kue, Siu Lan melihat keranjang penjaja kuenya sudah rusak berat. Dia berpesan agar Lie Mei menunggu di rumah karena dia akan membeli keranjang kue yang baru.

Pulang dari membeli keranjang kue, Siu Lan menemukan pintu rumah tidak terkunci dan Lie Mei tidak ada di rumah. Marahlah Siu Lan. Putrinya benar-benar tidak tahu diri, sudah hidup susah masih juga pergi bermain dengan teman-temannya. Lie Mei tidak menunggu rumah seperti pesannya.


Siu Lan menyusun kue kedalam keranjang, dan pergi keluar rumah untuk menjajakannya. Dinginnya salju yang memenuhi jalan tidak menyurutkan niatnya untuk menjual kue. Bagaimana lagi ? Mereka harus dapat uang untuk makan.

Sebagai hukuman bagi Lie Mei, putrinya, pintu rumah dikunci Siu Lan dari luar agar Lie Mei tidak bisa pulang. Putri kecil itu harus diberi pelajaran, pikirnya geram. Lie Mei sudah berani kurang ajar.

Sepulang menjajakan kue, Siu Lan menemukan Lie Mei, gadis kecil itu tergeletak di depan pintu. Siu Lan berlari memeluk Lie Mei yang membeku dan sudah tidak bernyawa.. Siu Lan berteriak membelah kebekuan salju dan menangis meraung-raung, tapi Lie Mei tetap tidak bergerak. Dengan segera, Siu Lan membopong Lie Mei masuk ke rumah.

Siu Lan menggoncang- goncangkan tubuh beku putri kecilnya sambil meneriakkan nama Lie Mei. Tiba-tiba jatuh sebuah bungkusan kecil dari tangan Lie Mei. Siu Lan mengambil bungkusan kecil itu, dia membukanya. Isinya sebungkus kecil biskuit yang dibungkus kertas usang. Siu Lan mengenali tulisan pada kertas usang itu adalah tulisan Lie Mei yang masih berantakan namun tetap terbaca *,"Hi..hi..hi. . mama pasti lupa. Ini hari istimewa buat mama. Aku membelikan biskuit kecil ini untuk hadiah. Uangku tidak cukup untuk membeli biskuit ukuran besar. Hi…hi…hi.. mama selamat ulang tahun."

-------------------
diambil dari email, seorang teman,
True Story, seperti termuat dalam Xia Wen Pao.

**Ingatlah, jangan terlalu cepat menilai seseorang berdasarkan persepsi kita, karena persepsi kita belum tentu benar adanya.


Tuesday, 21 October 2008

New Experience ...Be a GOOD MOM


Setelah hampir 3 bulan mencoba untuk menjalani hidup sebagai 'Good Mom and House Wife' meninggalkan semua kegiatan formal kantor (meski kadang mau ga mau masih terus ikut dalam perkembangan kantor :-( ) ternyata memberikan kesan dan nilai lebih dalam hidup. Hampir 13 tahun berkecimpung dalam dunia kerja, memberikan pengalaman yang sangat berharga terutama untuk relationship mencoba untuk menjadi ibu rumah tangga memberikan taste n honour lain :-)

Bulan pertama sempat bingung, apa yang akan dilakukan setelah mengambil suatu keputusan walk out dari kantor, mengambil short course, mengikuti seminar-seminar, mencari bisnis yang bisa dikerjakan dengan paruh waktu namun menghasilkan minimal sesuai dengan pendapatan awal, atau kerja paruh waktu yang bisa membantu 'teman' dengan 80% waktu untuk rumah, mengumpulkan partner kerja n link untuk mencari opportunity yang lebih .... :-) All in sudah dilaksanakan, Get the feedback, make someone's proud, never think that I did.

Meskipun masih ada harapan lain dari apa yang telah dilaksanakan, semua tetap berjalan, menapaki kehidupan yang kita tidak pasti akan terjadi seperti apa, namun rencana-rencana hidup yang telah diagendakan, akan membantu untuk mencapai tujuan hidup.

Bisnis kecil telah berjalan melalui suatu event, namun memberikan arti yang lebih bagaimana mendapatkan penghasilan dari suatu kerja dengan benar-benar menggunakan energi dan keringat setiap hari. Lain rasanya dengan mendapatkan pendapatan tetap setiap bulan dengan kerja yang kadang we didn't do something there, frankly Guys.... kadang kita kerja di kantor nothing to do, just sit n open the computer, call someone, coz we had no task..!! Pengalaman ini memberikan arti lebih kepada kita bagaimana kita menilai arti satu rupiah uang yang kita terima ..!! good experience !!

Pada akhirnya, back 2 reality bahwa dalam perjalanan hidup adalah satu lingkaran yang akan membawa kita pada titik-titik yang selalu berubah, nikmati dan jalani, itulah hidup. Ide-ide yang datang tiba-tiba dengan didukung oleh kemampuan luar dalam akan mejadikan kita lebih kreatif dan imaginatif :-), jangan pernah dianggap sepele dan diabaikan karena itu akan menunjukkan siapa dan potensi kita.

Satu contoh kecil dari pengalaman 3 bulan sebagai 'orang rumahan' yang aq alami memberikan arti positif dalam menilai diri. Point-point yang diperoleh antara lain : (i) melepaskan ketergantuan hidup dari satu lembaga atau perusahaan yang selama ini memberi makan, show the world bahwa aq bisa mandiri; (ii) menguji arti hubungan kerja dengan rekan-rekan selama berada dilingkungan formal, apakah kita baik dan mampu atau kita dijadika media mereka saja; (iii) menguji potensi diri sesuai dengan background sekolah dan mencoba menjalani suatu usaha diluar bidang; (iv) berusaha mendapatkan penghasilan dari usaha sendiri seberapa pun hasilnya merupakan rahmat dari Allah, memberikan suatu pandangan baru tentang arti uang; (v) mendapatkan komunitas baru, bidang baru, yang bisa menambah wawasan; (vi) yang paling penting, mendapatkan waktu untuk lebih banyak di rumah untuk menjadi seorang Good Mom, lebih banyak waktu di rumah mengembangkan kreativitas dan usaha dengan tidak banyak berkeliaran di luar rumah :-)

Namun ada juga yang membuat aq merasa lucu dan terharu ... anak-anak yang terbiasa dengan ibu yang duluya jarang di rumah, surprise tiba-tiba 80% waktu dihabiskan di rumah membuat anak-anak bertanya : "bunda, kok ga kerja ?". Awalnya aq jawab, "bunda lagi cuti, mau di rumah dulu." Tak disangka, anak-anak bertanya lagi : "Kalau bunda ga kerja, kita dapet uang dari mana?" Disinilah aq merasa teruji bagaimana harus menjelaskan kepada anak-anak apa yang menjadi rencana hidup kami, become them grow up and wise !! "Bunda ingin kerja di rumah, tidak banyak keluar, lebih banyak waktu dengan akang dan abel, bunda harus mendapatkan uang untuk hidup ...!!" aku benar-benar terharu... Membayangkan bagaimana mencukupi kebutuhan sehari-hari, membayar tagihan bulanan seperti, telepon, listrik, internet, cicilan mobil dan motor, asuransi dll memang bisa membuatku gila kalau aq hanya berdiam diri.. Namun dengan keyakinan bahwa aq mampu aq jalani semua ini.

Menjelang 4 bulan berlalu, waktu dan kesempatan telah memberikan aq sikap optimis dalam hidup, apapun yang terjadi aq harus berusaha. Dengan memanfaatkan link dan komunitas yang telah ada, aq coba jalin komunikasi. Alhamdulillah, sejauh ini ternyata mereka memberikan respon yang baik, mungkin ini hikmah bagaimana aq bersikap terhadap mereka selama ini. Kebersamaan aq dengan Bapak Adi Sasono, memberikan arti yang sangat berharga sebagai bekal hidup di masa yang akan datang. Sekarang tinggal bagaimana caranya aq bisa menjalin hubungan baik dengan rekan-rekan yang selama ini telah menjalin hubungan dan komunikasi. Berbagai kesempatan ada di depan mata, semoga Allah memberikan jalan dan tuntunan kepadaqu dalam menjalani hidup yang penuh dengan tantangan dan rintangan...... Amin



Sunday, 12 October 2008

Friday, 10 October 2008

Akang Adi Cacar Air


Lebaran udah lewat seminggu, anak-anak udah mendekati masa sekolah .. Akang adi malah harus masuk tanggal 10, 3 hari lebih awal dari Abel, mungkin karena Akang Adi sekarang di sekolah negeri, jadi agak beda dengan sekolah-sekolah swasta.

Pagi ini tiba-tiba akang kelihatan lesu, dan bilang badannya gatal-gatal kena nyamuk. Aq cek, merah-merah ada di muka, badan, tangan dan punggung, belum begitu banyak .. Duh, ini pasti cacar air. Aq ingat, sewaktu lebaran ada salah seorang keluarga di Bandung yang kena cacar air juga. Aduh.. mana acara hari ini padat sekali, mesti rapat di 3 tempat, mulai pagi lagi... :-( Aq putuskan pagi ini Akang aq bawa ke RS Ongko Mulyo jam 10 an, jadi masih aq sempatkan ketemu Pak Andi Kasim jam 8 pagi ini, untuk urus legalitas perusahaan. 

Jam 10, aq dah di RS Ongko Mulyo, positif Cacar air n mesti rest sekitar satu minggu... padahal minggu depan akang udah mulai midtest. Ok, daripada nular kemana-mana, akang dapat cuti sakit sampai tanggal 16 oktober ini. Just info, sedikit uraian tentang cacar air (diambil dari beberapa tulisan, semoga bermanfaat) :

Gejala
Masa inkubasi, Waktu terekspos sampai kena penyakit dalam tempo 2 sampai 3 pekan. Sebagai infeksi virus, padaawal, penderita akan merasa sedikit demam, pilek, cepat merasa lelah, lesu, dan lemah. Beberapa hari kemudian timbullah kemerahan pada kulit yang berukuran kecil yang pertama kali ditemukan di sekitar dada dan perut atau punggung lalu diikuti timbul di anggota gerak dan wajah.Kemerahan pada kulit ini lalu berubah menjadi lenting berisi cairan dengan dinding tipis. Ruam kulit ini mungkin terasa agak nyeri atau gatal sehingga dapat tergaruk tak sengaja. Jika lenting ini dibiarkan maka akan segera mengering membentuk keropeng (krusta) yang nantinya akan terlepas dan meninggalkan bercak di kulit yang lebih gelap (hiperpigmentasi). Bercak ini lama-kelamaan akan pudar sehingga beberapa waktu kemudian tidak akan meninggalkan bekas lagi.Lain halnya jika lenting cacar air tersebut dipecahkan. Krusta akan segera terbentuk lebih dalam sehingga akan mengering lebih lama. kondisi ini memudahkan infeksi bakteri terjadi pada bekas luka garukan tadi. setelah mengering bekas cacar air tadi akan menghilangkan bekas yang dalam. Terlebih lagi jika penderita adalah dewasa atau dewasa muda, bekas cacar air akan lebih sulit menghilang.

Waktu karantina yang disarankan
Selama 5 hari setelah ruam mulai muncul dan sampai semua lepuh telah berkeropeng. Selama masa karantina sebaiknya penderita tetap mandi seperti biasa, karena kuman yang berada pada kulit akan dapat menginfeksi kulit yang sedang terkena cacar air. Untuk menghindari timbulnya bekas luka yang sulit hilang sebaiknya menghindari pecahnya lenting cacar air. Ketika mengeringkan tubuh sesudah mandi sebaiknya tidak menggosoknya dengan handuk terlalu keras. Untuk menghindari gatal, sebaiknya diberikan bedak talk yang mengandung menthol sehingga mengurangi gesekan yang terjadi pada kulit sehingga kulit tidak banyak teriritasi. Untuk yang memiliki kulit sensitif dapat juga menggunakan bedak talk salycil yang tidak mengandung mentol. Pastikan anda juga selalu mengkonsumsi makanan bergizi untuk mempercepat proses penyembuhan penyakit itu sendiri. Konsumsi buah- buahan yang mengandung vitamin C seperti jambu biji dan tomat merah yang dapat dibuat juice.

Imunisasi tersedia bagi anak-anak yang berusia lebih dari 12 bulan. Imunisasi ini dianjurkan bagi orang di atas usia 12 tahun yang tidak mempunyai kekebalan.Penyakit ini erat kaitannya dengan kekebalan tubuh.

Pengobatan
Varicella ini sebenarnya dapat sembuh dengan sendirinya. Akan tetapi tidak menutup kemungkinan adanya serangan berulang saat individu tersebut mengalami panurunan daya tahan tubuh. Penyakit varicella dapat diberi penggobatan "Asiklovir" berupa tablet 800 mg per hari setiap 4 jam sekali (dosis orang dewasa, yaitu 12 tahun ke atas) selama 7-10 hari dan salep yang mengandung asiklovir 5% yang dioleskan tipis di permukaan yang terinfeksi 6 kali sehari selama 6 hari. Larutan "PK" sebanyak 1% yang dilarutkan dalam air mandi biasanya juga digunakan.

Setelah masa penyembuhan varicella, dapat dilanjutkan dengan perawatan bekas luka yang ditimbulkan dengan banyak mengkonsumsi air mineral untuk menetralisir ginjal setelah mengkonsumsi obat. Konsumsi vitamin C plasebo ataupun yang langsung dari buah-buahan segar seperti juice jambu biji, juice tomat dan anggur. Vitamin E untuk kelembaban kulit bisa didapat dari plasebo, minuman dari lidah buaya, ataupun rumput laut.

Wednesday, 1 October 2008

Sunday, 28 September 2008

Kisah Bapak Eko Pratomo Suyatno : Mampukan Kita Mencintai Istri Kita Tanpa Syarat ???


Terlampir kisah nyata yang bagus sekali untuk contoh kita semua yang saya dapat dari millis sebelah (kisah ini pernah ditayangkan di MetroTV) Semoga kita dapat mengambil pelajaran.

Sebuah perenungan, Buat para suami baca ya..... istri & calon istri Juga boleh...Dilihat dari usianya beliau sudah tidak muda lagi,usia yg sudah senja bahkan sudah mendekati malam, Pak Suyatno 58 tahun kesehariannya diisi dengan merawat istrinya yang sakit istrinya juga sudah tua.Mereka menikah sudah lebih 32 tahun. Mereka dikarunia 4 orang anak Disinilah awal cobaan menerpa, setelah istrinya melahirkan anak ke empat tiba2 kakinya lumpuh dan tidak bisa digerakkan itu terjadi selama 2 tahun, menginjak tahun ke tiga seluruh tubuhnya menjadi lemah bahkan terasa tidak bertulang lidahnyapun sudah tidak bisa digerakkan lagi. Setiap hari pak suyatno memandikan, membersihkan kotoran menyuapi dan mengangkat istrinya keatas tempat tidur.

Sebelum berangkat kerja dia letakkan istrinya didepan TV supaya istrinya tidak merasa kesepian. Walau istrinya tidak dapat bicara tapi dia selalu melihat istrinya tersenyum, untunglah tempat usaha pak suyatno tidak begitu jauh dari rumahnya sehingga siang hari dia pulang untuk menyuapi istrinya makan siang.

Sorenya dia pulang memandikan istrinya, mengganti pakaian dan selepas maghrib dia temani istrinya nonton televisi sambil menceritakan apa2 saja yg dia alami seharian. Walaupun istrinya hanya bisa memandang tapi tidak bisa menanggapi, Pak Suyatno sudah cukup senang bahkan dia selalu menggoda istrinya setiap berangkat tidur. Rutinitas ini dilakukan Pak Suyatno lebih kurang 25 tahun,dengan sabar dia merawat istrinya bahkan sambil membesarkan ke 4 buah hati mereka,sekarang anak2 mereka sudah dewasa tinggal si bungsu yg masih kuliah.

Pada suatu hari...ke empat anak suyatno berkumpul dirumah orang tua mereka sambil menjenguk ibunya. Karena setelah anak mereka menikah sudah tinggal dengan keluarga masing2 dan Pak Suyatno memutuskan ibu mereka dia yg merawat, yang dia inginkan hanya satu semua anaknya berhasil.

Dengan kalimat yg cukup hati2 anak yg sulung berkata "Pak kami ingin sekali merawat ibu semenjak kami kecil melihat bapak merawat ibu tidak ada sedikitpun keluhan keluar dari bibir bapak.......bahkan bapak tidak ijinkan kami menjaga ibu" .Dengan air mata berlinang anak itu melanjutkan kata2"sudah yg keempat kalinya kami mengijinkan bapak menikah lagi, kami rasa ibupun akan mengijinkannya, kapan bapak menikmati masa tua bapak,dengan berkorban seperti ini kami sudah tidak tega melihat bapak,kami janji kami akan merawat ibu sebaik-baik secara bergantian".

Pak Suyatno menjawab hal yg sama sekali tidak diduga anak2nya."Anak2ku .......... Jikalau perkawinan & hidup didunia ini hanya untuk nafsu, mungkin bapak akan menikah..... tapi ketahuilah dengan adanya ibu kalian disampingku itu sudah lebih dari cukup, dia telah melahirkan kalian..

Sejenak kerongkongannya tersekat,... kalian yg selalu kurindukan hadir didunia ini dengan penuh cinta yg tidak satupun dapat menghargai dengan apapun. Coba kalian Tanya ibumu apakah dia menginginkan keadaanya seperti Ini?? Kalian menginginkan bapak bahagia, apakah bathin bapak bisa bahagia meninggalkan ibumu dengan keadaanya sekarang, kalian menginginkan bapak yg masih diberi Tuhan kesehatan dirawat oleh orang lain, bagaimana dengan ibumu yg masih sakit."Sejenak meledaklah tangis anak2 pak suyatno merekapun melihat butiran2 kecil jatuh dipelupuk mata ibu Suyatno..dengan pilu ditatapnya mata suami yg sangat dicintainya itu..

Sampailah akhirnya Pak Suyatno diundang oleh salah satu stasiun TV swasta untuk menjadi nara sumber dan merekapun mengajukan pertanyaan kepada Suyatno kenapa mampu bertahan selama 25 tahun merawat Istrinya yg sudah tidak bisa apa2..disaat itulah meledak tangis beliau dengan tamu yg hadir di studio kebanyakan kaum perempuanpun tidak sanggup menahan haru disitulah Pak Suyatno bercerita."Jika manusia didunia ini mengagungkan sebuah cinta dalam perkawinannya, tetapi tidak mau memberi(memberi waktu, tenaga, pikiran, perhatian) adalah kesia-siaan.

Saya memilih istri saya menjadi pendamping hidup saya,dan sewaktu dia sehat diapun dengan sabar merawat saya, mencintai saya dengan hati dan bathinnya bukan dengan mata,dan dia memberi saya 4 orang anak yg lucu2..Sekarang dia sakit karena berkorban untuk cinta kita bersama... dan itu merupakan ujian bagi saya,apakah saya dapat memegang komitmen untuk mencintainya apa adanya.Sehatpun belum tentu saya mencari penggantinya apalagi dia sakit,,,"

Friday, 26 September 2008

Buka Puasa DEKOPIN dan ICMI


Agenda Buka Puasa DEKOPIN dan ICMI, tanggal 26 September 2008, bertempat di Jalan Agus Salim 117. Hadir Bapak Adi Sasono beserta Ibu sebagai tuan rumah, Bapak BJH Habibie, Bapak Jimly Asshidiqie, Bapak Muslimin Nasution, Bapak Sugiharto, Bapak Bambang W Soeharto, Bapak Yuzri Suhud, dll.

DOKUMENTASI 



Gaya khas BJH dan AS pada saat memberikan kata sambutan


 






 





Tuesday, 9 September 2008

Surat Buat Mama


(dikirim oleh seorang teman, really touch, for a mom who ever left her sweety to work ...just remind me to Adi n Abel)

Mamaku sayang, aku mau cerita sama mama. Tapi ceritanya pake surat ya.
Kan , mama sibuk, capek, pulang udah malem.
Kalo aku banyak ngomong nanti mama marah kayak
kemarin itu, aku jadinya takut dan nangis.

Kalo pake surat kan mama bisa sambil tiduran bacanya.
Kalo ngga sempet baca malem ini bisa disimpen sampe besok, pokoknya bisa dibaca kapan aja deh.
Boleh juga suratnya dibawa ke kantor.
Ma, boleh ngga aku minta ganti mbak? Mbak Jum sekarang suka galak, Ma.
Kalo aku ngga mau makan, piringnya dibanting di depan aku. Kalo siang aku disuruh tidur melulu, ngga boleh main, padahal mbak kerjanya cuman nonton TV aja.

Bukannya dulu kata mama mbak itu gunanya buat nemenin aku main?
Trus aku pernah liat mbak lagi ngobrol sama tukang roti di teras depan.
Padahal kata mama kan ngga boleh ada tukang-tukang yang masuk rumah kan ?

Kalo aku bilang gitu sama mbak, mbak marah banget dan katanya kalo diaduin sama mama dia mau berhenti kerja.
Kalo dia berhenti berarti nanti mama repot ya?
Nanti mama ngga bisa kerja ya?
Nanti ngga ada yang jagain aku di rumah ya?

Kalo gitu susah ya, ma?
Mbak ngga diganti ngga apa-apa tapi mama bilangin dong jangan galak sama aku.

Ma,bisa ngga hari Kamis sore mama nganter aku ke lomba nari Bali ? Pak Husin sih selalu nganterin, tapi kan dia cowok, ma. Ntar yang dandanin aku siapa?

Mbak Jum ngga ngerti dandan. Ntar aku kayak lenong.
Kalo mama kan kalo dandan cantik. Temen-temen aku yang nganterin juga mamanya.

Waktu lomba gambar minggu lalu Pak Husin yang nganter;
tiap ada lomba Pak Husin juga yang nganter. Bosen, ma.

Lagian aku pingin ngasi liat sama temen-temenku kalo mamaku itu cantik banget, aku kan bangga, ma.

Temen-temen tuh ngga pernah liat mama.
Pernah sih liat, tapi itu tahun lalu pas aku baru masuk SD, kan mereka jadinya udah lupa tampangnya mama.
Ma, hadiah ulang tahun mulai tahun ini ngga usah dibeliin deh.
Uangnya mama tabungin aja. Trus aku ngga usah dibeliin baju sama mainan mahal lagi deh.

Uangnya mama tabung aja. Kalo uang mama udah banyak, kan mama ngga usah kerja lagi.
Nah, itu baru sip namanya.

Lagian mainanku udah banyak dan lebih asyik main sama mama kali ya?

Udah dulu ya, ma. Udah ngantuk.
I love you Mom
-------------------------------------------------------------------------------------
Kadang uang mengalahkan semuanya,
semua yang ada di hidup kita
dengan dalih memenuhi kebutuhan hidup.

Tahu kah anda...
saat kita tua dan pensiun...
atau saat kita meninggal...
perusahaan memiliki ratusan, bahkan ribuan orang
untuk menggantikan kita.

Tapi sadarkan kita...
tidak ada satu pun yang bisa menggantikan kita di
hati, pikiran dan ingatan anak kita tercinta yang ada di rumah...

SUDAHKAH KITA MEMIKIRKANNYA?



Thursday, 4 September 2008

Agar Tahu Pentingnya ....!!!




Agar tahu pentingnya waktu SETAHUN, 
tanyakan pada murid yang gagal kelas.

Agar tahu pentingnya waktu SEBULAN, 
tanyakan pada ibu yang melahirkan bayi prematur.

Agar tahu pentingnya waktu SEMINGGU, 
tanyakan pada editor majalah mingguan.

Agar tahu pentingnya waktu SEJAM, 
tanyakan pada kekasih yang menunggu untuk bertemu.

Agar tahu pentingnya waktu SEMENIT, 
tanyakan pada orang yang ketinggalan pesawat terbang.

Agar tahu pentingnya waktu SEDETIK, 
tanyakan pada orang yang baru saja terhindar dari kecelakaan.

Agar tahu pentingnya waktu SEMILIDETIK, 
tanyakan pada peraih medali perak Olimpiade.


Wednesday, 12 December 2007

Kebohongan Ibu




Dikutip dari salah satu email teman ….

Dalam kehidupan kita sehari-hari, kita percaya bahwa kebohongan akan membuat manusia terpuruk dalam penderitaan yang mendalam, tetapi kisah ini justru sebaliknya. Dengan adanya kebohongan ini, makna sesungguhnya dari kebohongan ini justru dapat membuka mata kita dan terbebas dari penderitaan, ibarat sebuah energi yang mampu mendorong mekarnya sekuntum bunga yang paling indah di dunia.

Cerita bermula ketika saya masih kecil, aku terlahir sebagai seorang anak laki-laki di sebuah keluarga yang miskin. Bahkan untuk makan saja, seringkali kekurangan. Ketika makan, ibu sering memberikan porsi nasinya untukku. Sambil memindahkan nasi ke mangkukku, ibu berkata, "Makanlah nak, aku tidak lapar" ——– KEBOHONGAN IBU YANG PERTAMA


Ketika saya mulai tumbuh dewasa, ibu yang gigih sering meluangkan waktu senggangnya untuk pergi memancing di kolam dekiat rumah, ibu berharap dari ikan hasil pancingan, ia bisa memberikan sedikit makanan bergizi untuk petumbuhan. Sepulang memancing, ibu memasak sup ikan yang segar dan mengundang selera. Sewaktu aku memakan sup ikan itu, ibu duduk disampingku dan memakan sisa daging ikan yang masih menempel di tulang yang merupakan bekas sisa tulang ikan yang aku makan. Aku melihat ibu seperti itu, hati juga tersentuh, lalu menggunakan sumpitku dan memberikannya kepada ibuku. Tetapi ibu dengan cepat menolaknya, ia berkata : "Makanlah nak, aku tidak suka makan ikan" ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEDUA



Sekarang aku sudah masuk SMP, demi membiayai sekolah abang dan kakakku, ibu pergi ke koperasi untuk membawa sejumlah kotak korek api untuk ditempel, dan hasil tempelannya itu membuahkan sedikit uang untuk menutupi kebutuhan hidup. Di kala musim dingin tiba, aku bangun dari tempat tidurku, melihat ibu masih bertumpu pada lilin kecil dan dengan gigihnya melanjutkan pekerjaannya menempel kotak korek api. Aku berkata :"Ibu, tidurlah, udah malam, besok pagi ibu masih harus kerja." Ibu tersenyum dan berkata :"Cepatlah tidur nak, aku tidak capek" ———- KEBOHONGAN IBU YANG KETIGA



Ketika ujian tiba, ibu meminta cuti kerja supaya dapat menemaniku pergi ujian. Ketika hari sudah siang, terik matahari mulai menyinari, ibu yang tegar dan gigih menunggu aku di bawah terik matahari selama beberapa jam. Ketika bunyi lonceng berbunyi, menandakan ujian sudah selesai. Ibu dengan segera menyambutku dan menuangkan teh yang sudah disiapkan dalam botol yang dingin untukku. Teh yang begitu kental tidak dapat dibandingkan dengan kasih sayang yang jauh lebih kental. Melihat ibu yang dibanjiri peluh, aku segera memberikan gelasku untuk ibu sambil menyuruhnya minum. Ibu berkata :"Minumlah nak, aku tidak haus!" ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEEMPAT



Setelah kepergian ayah karena sakit, ibu yang malang harus merangkap sebagai ayah dan ibu. Dengan berpegang pada pekerjaan dia yang dulu, dia harus membiayai kebutuhan hidup sendiri. Kehidupan keluarga kita pun semakin susah dan susah. Tiada hari tanpa penderitaan. Melihat kondisi keluarga yang semakin parah, ada seorang paman yang baik hati yang tinggal di dekat rumahku pun membantu ibuku baik masalah besar maupun masalah kecil. Tetangga yang ada di sebelah rumah melihat kehidupan kita yang begitu sengsara, seringkali menasehati ibuku untuk menikah lagi. Tetapi ibu yang memang keras kepala tidak mengindahkan nasehat mereka, ibu berkata : "Saya tidak butuh cinta" ———- KEBOHONGAN IBU YANG KELIMA



Setelah aku, kakakku dan abangku semuanya sudah tamat dari sekolah dan bekerja, ibu yang sudah tua sudah waktunya pensiun. Tetapi ibu tidak mau, ia rela untuk pergi ke pasar setiap pagi untuk jualan sedikit sayur untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Kakakku dan abangku yang bekerja di luar kota sering mengirimkan sedikit uang untuk membantu memenuhi kebutuhan ibu, tetapi ibu bersikukuh tidak mau menerima uang tersebut. Malahan mengirim balik uang tersebut. Ibu berkata : "Saya punya duit" ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEENAM



Setelah lulus dari S1, aku pun melanjutkan studi ke S2 dan kemudian memperoleh gelar master di sebuah universitas ternama di Amerika berkat sebuah beasiswa di sebuah perusahaan. Akhirnya aku pun bekerja di perusahaan itu. Dengan gaji yang lumayan tinggi, aku bermaksud membawa ibuku untuk menikmati hidup di Amerika. Tetapi ibu yang baik hati, bermaksud tidak mau merepotkan anaknya, ia berkata kepadaku "Aku tidak terbiasa" ———- KEBOHONGAN IBU YANG KETUJUH



Setelah memasuki usianya yang tua, ibu terkena penyakit kanker lambung, harus dirawat di rumah sakit, aku yang berada jauh di seberang samudra atlantik langsung segera pulang untuk menjenguk ibunda tercinta. Aku melihat ibu yang terbaring lemah diranjangnya setelah menjalani operasi. Ibu yang keliatan sangat tua, menatap aku dengan penuh kerinduan. Walaupun senyum yang tersebar di wajahnya terkesan agak kaku karena sakit yang ditahannya. Terlihat dengan jelas betapa penyakit itu menjamahi tubuh ibuku sehingga ibuku terlihat lemah dan kurus kering. Aku sambil menatap ibuku sambil berlinang air mata. Hatiku perih, sakit sekali melihat ibuku dalam kondisi seperti ini. Tetapi ibu dengan tegarnya berkata : "Jangan menangis anakku,Aku tidak kesakitan" ———- KEBOHONGAN IBU YANG KEDELAPAN.



Setelah mengucapkan kebohongannya yang kedelapan, ibuku tercinta menutup matanya untuk yang terakhir kalinya.

Dari cerita di atas, saya percaya teman-teman sekalian pasti merasa tersentuh dan ingin sekali mengucapkan : "Terima kasih ibu!"

Coba dipikir-pikir teman, sudah berapa lamakah kita tidak menelepon ayah ibu kita? Sudah berapa lamakah kita tidak menghabiskan waktu kita untuk berbincang dengan ayah ibu kita? Di tengah-tengah aktivitas kita yang padat ini, kita selalu mempunyai beribu-ribu alasan untuk meninggalkan ayah ibu kita yang kesepian. Kita selalu lupa akan ayah dan ibu yang ada di rumah. Jika dibandingkan dengan pacar kita, kita pasti lebih peduli dengan pacar kita. Buktinya, kita selalu cemas akan kabar pacar kita, cemas apakah dia sudah makan atau belum, cemas apakah dia bahagia bila di samping kita. Namun, apakah kita semua pernah mencemaskan kabar dari ortu kita? Cemas apakah ortu kita sudah makan atau belum? Cemas apakah ortu kita sudah bahagia atau belum?


Apakah ini benar? Kalau ya, coba kita renungkan kembali lagi..

Di waktu kita masih mempunyai kesempatan untuk membalas budi ortu kita, lakukanlah yang terbaik. Jangan sampai ada kata "menyesal" di kemudian hari

Wednesday, 5 December 2007

Agenda Ujian & Liburan Sekolah ???


Wednesday, December 5th, 2007

Ga kerasa dah mau akhir tahun lagi… anak2 udah mau ujian semester ganjil ..::-) mesti prepare waktu buat nemenin mereka belajar. semua agenda mesti dibikin lebih rapi … Ga pengen aq kehilangan waktu buat nemenin anak2 belajar, sebisanya …. Biar ga terlalu feeling guilty pas pembagian raport.. Hmm.. gimana ya ?

Masih untung di kantor ga terlalu repot mgg depan, mesti pinter2 bikin strategi biar bisa pulang lebih cepet. Dah diatur mgg ini ga ada agenda keluar, paling2 hang out ama anak2 sebelum ujian di hari senin…tinggal atur agenda liburan sekolah yang lumayan cukup panjang. Ga ada agenda cuti akhir tahun dari kantor, izin sehari diantara hari ‘kejepit’ mungkin bisa dipergunakan… Rencana mo jalan2 ke daerah Jateng dan sekitarnya, biar anak2 lebih ngerasa jadi ‘orang indonesia’ … Adi pengen jalan-jalan ke Borobudur, padahal dulu masih kecil pernah juga dibawa kesana, emang Abel belum pernah 

Agak ribet juga, atur tempat apa aja yang mau didatengin, ngurusin rute terutama, baru 2 propinsi aja kok udah susah … atur orang2 rumah yang berangkat siapa aja, biar rame n ada juga yang jagain anak2..

Cost akhir tahun emang agak bengkak, buka tabungan n mulai berhitung …:-) It’s ok, agenda ini ga terlalu rutin, kali2 jalan di udara terbuka lebih ok n bikin fresh .. tinggal tunggu anak2 ujian n bagi rapot.. agak deg2an juga.. apalagi Adi yang udah kelas 6 mo ujian akhir ntar….

Sekarag mulai berhitung mundur buat mempersiapkan segala sesuatunya… biasanya ok aja, walaupun kadang ada yang meleset dikit, itu biasa… mana ada yang sempurna … Yang penting ada waktu liburan bersama anak2 dan keluarga, meskipun cuma beberapa hari, kebersamaan …Wait n C



Friday, 30 November 2007

Ketika Cinta Terurai Menjadi Perbuatan


Kulitnya hitam. Wajahnya jelek. Usianya tua.

Waktu pertama kali masuk ke rumah wanita itu, hampir saja ia percaya kalau ia berada di rumah hantu. Lelaki kaya dan tampan itu sejenak ragu kembali. Sanggupkah ia menjalani keputusannya? Tapi ia segera kembali pada tekadnya. Ia sudah memutuskan untuk menikahi dan mencintai perempuan itu. Apapun resikonya.

Suatu saat perempuan itu berkata padanya, "Ini emas-emasku yang sudah lama kutabung, pakailah ini untuk mencari wanita idamanmu, aku hanya membutuhkan status bahwa aku pernah menikah dan menjadi seorang istri." Tapi lelaki itu malah menjawab, "Aku sudah memutuskan untuk mencintaimu.
Aku takkan menikah lagi."

Semua orang terheran-heran. Keluarga itu tetap utuh sepanjang hidup mereka. Bahkan mereka dikaruniai anak-anak dengan kecantikan dan ketampanan yang luar biasa. Bertahun-tahun kemudian orang-orang menanyakan rahasia ini padanya. Lelaki itu menjawab enteng, "Aku memutuskan untuk encintainya. Aku berusaha melakukan yang terbaik. Tapi perempuan itu melakukan semua kebaikan yang bisa ia lakukan untukku. Sampai aku bahkan tak pernah merasakan kulit hitam dan wajah jeleknya dalam kesadaranku. Yang kurasakan adalah kenyamanan jiwa yang melupakan aku pada fisik."

Begitulah cinta ketika ia terurai jadi perbuatan. Ukuran integritas cinta adalah ketika ia bersemi dalam hati... terkembang dalam kata... terurai dalam perbuatan...

Kalau hanya berhenti dalam hati, itu cinta yang lemah dan tidak berdaya.
Kalau hanya berhenti dalam kata, itu cinta yang disertai dengan kepalsuan
dan tidak nyata...

Kalau cinta sudah terurai jadi perbuatan, cinta itu sempurna seperti pohon;
akarnya terhunjam dalam hati, batangnya tegak dalam kata, buahnya menjumbai dalam perbuatan.
Persis seperti iman, terpatri dalam hati, terucap dalam lisan, dan dibuktikan oleh perbuatan.

Semakin dalam kita merenungi makna cinta, semakin kita temukan fakta besar ini, bahwa cinta hanya kuat ketika ia datang dari pribadi yang kuat, bahwa
integritas cinta hanya mungkin lahir dari pribadi yang juga punya integritas. Karena cinta adalah keinginan baik kepada orang yang kita cintai yang harus menampak setiap saat sepanjang kebersamaan.

Rahasia dari sebuah hubungan yang sukses bertahan dalam waktu lama adalah pembuktian cinta terus menerus. Yang dilakukan para pecinta sejati disini
adalah memberi tanpa henti. Hubungan bertahan lama bukan karena perasaan cinta yang bersemi di dalam hati, tapi karena kebaikan tiada henti yang
dilahirkan oleh perasaan cinta itu. Seperti lelaki itu, yang terus membahagiakan istrinya, begitu ia memutuskan untuk mencintainya. Dan istrinya, yang terus menerus melahirkan kebajikan dari cinta tanpa henti.

Cinta yang tidak terurai jadi perbuatan adalah jawaban atas angka-angka
perceraian yang semakin menganga lebar dalam masyarakat kita.*



Saturday, 10 November 2007

Semenit Saja




Betapa besarnya nilai uang kertas senilai Rp.100.000 apabila dibawa ke masjid untuk disumbangkan; tetapi betapa kecilnya kalau dibawa ke Mall untuk dibelanjakan!

Betapa lamanya melayani Allah selama lima belas menit namun betapa singkatnya kalau kita melihat film.

Betapa sulitnya untuk mencari kata-kata ketika berdoa (spontan) namun betapa mudahnya kalau mengobrol atau bergosip dengan pacar/teman tanpa harus berpikir panjang-panjang.

Betapa asyiknya apabila pertandingan bola diperpanjang waktunya ekstra namun kita mengeluh ketika khotbah di masjid lebih lama sedikit daripada biasa. Betapa sulitnya untuk membaca satu lembar Al-qur'an tapi betapa mudahnya membaca 100 halaman dari novel yang laris.

Betapa getolnya orang untuk duduk di depan dalam pertandingan atau konser namun lebih senang berada di saf paling belakang ketika berada di Masjid.


Betapa Mudahnya membuat 40 tahun dosa demi memuaskan nafsu birahi semata, namun alangkah sulitnya ketika menahan nafsu selama 30 hari ketika berpuasa.

Ketika masih kurasa kurang harta benda yang ada disekelilingku, hari ini kuputuskan untuk mendermakan uangku Rp 150.000,-/bulan untuk Yayasan Jantung Indonesia selama dua tahun. 


Dan baru kali inilah MasterCard membantuku untuk ikhlas beramal, dibalik segala hedonisme yang diusungnya selama ini.

Thursday, 20 September 2007

Surat Untuk Cintaku


(satu kutipan dan kiriman untuk direnungkan dan dinikmati, suatu paparan yang memerlukan suatu penghayatan, dibaca, dicerna, inikah ….???)

Sebenarnya surat ini ingin kukirimkan kepadamu wahai engkau yang mampu melumpuhkan hatiku. Surat ini ingin kuselipkan dalam satu kehidupanmu, namun aku hanya lelaki yang tak memiliki keberanian dalam mengungkapkan semua percikan-percikan rasa yang terjadi dalam hatiku. Aku hanya dia yang engkau anggap tidak lebih, aku hanya merasa seperti itu.

Syalom,…….Assalamu’alaikum wahai engkau yang melumpuhkan hatiku

Tak terasa satu tahun aku memendam rasa itu, rasa yang ingin segera kuselesaikan tanpa harus mengorbankan perasaan aku atau dirimu. Seperti yang engkau tahu, aku selalu berusaha menjauh darimu, aku selalu berusaha tidak acuh padamu. Saat di depanmu, aku ingin tetap berlaku dengan normal walau perlu usaha untuk mencapainya.

Tahukah engkau wahai yang mampu melumpuhkan hatiku? Entah mengapa aku dengan mudah berkata “cinta” kepada mereka yang tak kucintai namun kepadamu, lisan ini seolah terkunci. Dan aku merasa beruntung untuk tidak pernah berkata bahwa aku mencintaimu, walau aku teramat sakit saat mengetahui bahwa aku bukanlah mereka yang engkau cintai walaupun itu hanya sebagian dari prasangkaku. Jika boleh aku beralasan, mungkin aku cuma takut engkau akan menjadi “illah” bagiku, karena itu aku mencoba untuk mengurung rasa itu jauh ke dalam, mendorong lagi, dan lagi hingga yang terjadi adalah tolakan-tolakan dan lonjakan yang membuatku semakin tidak mengerti.

Sakit hatiku memang saat prasangkaku berbicara bahwa engkau mencintai dia dan tak ada aku dalam kamus cintamu, sakit memang, sakit terasa dan begitu amat perih. Namun 1000 kali rasa itu lebih baik saat aku mengerti bahwa senyummu adalah sesuatu yang berarti bagiku. Ketentramanmu adalah buah cinta yang amat teramat mendekap hatiku, dan aku mengerti bahwa aku harus mengalah.

Wahai engkau yang melumpuhkan hatiku, andai aku boleh berdoa kepada Tuhan, mungkin aku ingin meminta agar Dia membalikkan sang waktu agar aku mampu mengedit saat-saat pertemuan itu hingga tak ada tatapan pertama itu yang membuat hati ini terus mengingatmu. Jarang aku memandang wanita, namun satu pandangan saja mampu meluluhkan bahkan melumpuhkan hati ini. Andai aku buta, tentu itu lebih baik daripada harus kembali lumpuh seperti ini.

Banyak lembaran buku yang telah kutelusuri, banyak teman yang telah kumintai pendapat. Sebahagian mendorongku untuk mengakhiri segala prasangku tentangmu tentang dia karena sebahagian prasangka adalah suatu kesalahan, mereka memintaku untuk membuka tabir lisan ini juga untuk menutup semua rasa prasangkamu terhadapku. Namun di titik yang lain ada dorongan yang begitu kuat untuk tetap menahan rasa yang terlalu awal yang telah tertancap dihati ini dan membukanya saat waktu yang indah yang telah ditentukan itu (andai itu bukan suatu mimpi).

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mungkin aku bukanlah pejantan tangguh yang siap untuk segera menikah denganmu. Masih banyak sisi lain hidup ini yang harus ku kelola dan kutata kembali. Juga kamu wahai yang telah melumpuhkan hatiku, kamu yang dengan halus menolak diriku menurut prasangkaku dengan alasan belum saatnya memikirkan itu. Sungguh aku tidak ingin menanggung beban ini yang akan berujung ke sebuah kefatalan kelak jika hati ini tak mampu kutata.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mungkin saat ini hatiku milikmu, namun tak akan kuberikan setitik pun saat-saat ini karena aku telah bertekad dalam diriku bahwa saat-saat indahku hanya akan kuberikan kepada BIDADARI-ku. Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tolong bantu aku untuk meraih bidadari-ku bila dia bukanmu.


Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, tahukah kamu betapa saat-saat inilah yang paling kutakutkan dalam diriku, jika saja Dia tidak menganugerahi aku dengan setitik rasa malu, tentu aku telah meminangmu bukan sebagai istriku namun sebagai kekasihku. Andai rasa malu itu tidak pernah ada, tentu aku tidak berusaha menjauhimu. Kadang aku bingung, apakah penjauhan ini merupakan jalan yang terbaik yang berarti harus mengorbankan ukhuwah diantara kita atau harus mengorbankan iman dan maluku hanya demi hal yang tampak sepele yang demikian itu.

Aku yang tidak mengerti diriku…

Ingin ku meminta kepadamu, sudikah engkau menungguku hingga aku siap dengan tegak meminangmu dan kau pun siap dengan pinanganku?! Namun wahai yang telah melumpuhkan hatiku, kadang aku berpikir semua pasti berlalu dan aku merasa saat-saat ini pun akan segera berlalu, tetapi ada ketakutan dalam diriku bila aku melupakanmu… aku takut tak akan pernah lagi menemukan dirimu dalam diri mereka-mereka yang lain.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, ijinkan aku menutup surat ini dan biarkan waktu berbicara tentang takdir antara kita. Mungkin nanti saat dimana mungkin kau telah menimang cucu-mu dan aku juga demikian, mungkin kita akan saling tersenyum bersama mengingat kisah kita yang tragis ini. Atau mungkin saat kita ditakdirkan untuk merajut jalan menuju keindahan sebahagian dari iman, kita akan tersenyum bersama betapa akhirnya kita berbuka setelah menahan perih rindu yang begitu mengguncang.

Wahai engkau yang telah melumpuhkan hatiku, mintalah kepada Tuhan-mu, Tuhan-ku, dan Tuhan semua manusia akhir yang terbaik terhadap kisah kita. Memintalah kepada-Nya agar iman yang tipis ini mampu bertahan, memintalah kepada-Nya agar tetap menetapkan malu ini pada tempatnya.

Wahai engkau yang sekarang kucintai, semoga hal yang terjadi ini bukanlah sebuah DOSA.

Wassalam

Thursday, 13 September 2007

Ramadhan…



Ga terasa waktu cepet banget berlalu… dah nginjek bulan puasa yang penuh dengan berkah dan hidayah… mesti penyesuaian juga dengan semua jadwal dan kerjaan. Tapi alhamdulillah, udah agak mendingan, ga terlalu kejar tayang …

Anak-anak lagi liburan di Bandung… Hm… Abel lagi belajar puasa nh…hari kemarin tamat alhamdulillah.. mudah2an seperti akangnya, kelas 1 udah cuma bocor sehari.. inget banget waktu Adi lagi puasa pertama kali… was2 juga bisa ga ya… badannya lemes tiduran aja… pelajaran itu yang harus dipelajari dengan tekun.. bukan hal yang mudah, tergantung bagaimana kita mengajarinya.

Alhamdulillah Adi bisa belajar dan menjalaninya, sekarang Abel yang sedang belajar.. semoga …..

Sunday, 22 July 2007

PUSING…


Duh … kali ini bener2 puyeng ngurusin jadwal anak2 …
Abel mulai sekolah, ikut eskul dan les tambahan…
Adi udah kelas 6, mulai mikir2 tentang UAN yang bikin para ortu heboh mikirin anak2nya lulus apa ga :-(( Padahal Adi baru SD, apalagi para ortu yang punya anak SMP n SMA ya ????

Hari Sabtu kemarin tgl 21, ada rapat ortu di sekolah anak2. diagenda sh acaranya jam 08.00 -10.30. Udah hapal dengan agenda sekolah, saya jalan ke sekolah jam 09.00. Padahal ada agenda rapat di kantor jam 10.00, untuk membicarakan tentang rakernas tanggal 27 minggu depan. Yup …. event di kantor masih bisa ada yang wakili sementara, tapi untuk urusan anak2 ga bisa diwakili… apalagi abel masuk kelas 1, semuanya pasti baru … Paling tidak, kelar ngurusin anak2 baru ke kantor …

Akhirnya sesudah discuss ama guru kelas Abel, Abel ikut eskul menari dan pemantapan al Qur’an … untuk sementara Adi ga ikut eskul di sekolah, karena ada beberapa les yang akan diikuti di luar sekolah..

Dapat jadwal dari anak2, langsung bikin schedule les mereka. Saya kasih tambahan les di Bintang Pelajar, jadwal Abel masih mending. Pas cek jadwal Adi duh… bener2 pusing… padat banget, ga ada olah raga, les di Bintang Pelajar fully plus Gitar dan Band :-((( saya tanya ama Adi, gimana kalau schedulenya begini … udah pinter koreksi… akhirnya deal d jadwal yang udah dibikin… dengan catatan trial 1 bulan, kalau ga sanggup bs reschedule gt….

Sekarang ada yang mesti dipecahin lg…:-( Bagian antar jemput anak-anak. Dengan tambahan jadwal yang seabrek2 mesti bikin jadwal juga buat bos penjemput …
Minggu siang ketemu juga ama bos penjemput. Saya serahin jadwal anak2, bingung dia… gimana ngaturnya bunda ? ok, saya akan bikin jadwal khusus buat bos penjemput. yang penting deal dulu, dia sanggup apa tidak. Alhamdulillah bos penjemput sanggup menjalankan tugas !!!!

Sekarang tinggal lihat bagaimana aplikasi semuanya… semoga lancar bagi2 tugasnya…. Amin